Pasar johar semarang online dating


20-Nov-2016 21:28

Rangkaian tradisi perayaan 611 tahun Admiral Zheng He, popular disebut Laksamana Cheng Ho dimuali dengan sebuah diskusi dengan tema “Fasilitasi Pengembangan WIsata Sejarah dan Religi, Cheng Ho dan Warisan Budaya”.

Staf Ahli Bidang Multikultur Kementerian Pariwisata, Hary Untoro Drajad membuka diskusi yang diikuti para budayawan, sejarawan, pelaku usaha, industry, akademisi dan unsur pemerintah itu menyebut, konteks lebih penting dari kontens. Harus penuh pemaknaan, menengok masa lalu, melihat fakta saat ini, dan memproyeksi masa depan.

Kegiatan yang dilaksanakan antara lain ritual sembahyangan, malam budaya, seminar dan business meeting, serta kirab budaya dari Klenteng Tay Kak Sie ke Klenteng Sam Poo Kong. Ribuan warga antusias membawa patung besar Cheng Ho sejauh 6 kilometer dari klenteng di Gang Pinggir, ke klenteng Sam Poo Kong.

Perayaan kirab ini memperlihatkan detail-detail bagaimana perjalanan Laksamana Cheng Ho dengan armadanya, termasuk kisahnya saat memutuskan singgah di Semarang.

Berbaur antara mereka yang menonton pertunjukan kolosal di pelataran tinggi di depan klenteng, dan mereka yang hendak berdoa.

Menjadikan sejarah masa lalu dengan segala peninggalan yang masih tersisa, itu punya sensasi yang kuat.